perawatan valve
perawatan valve

Cukup 4 Cara Perawatan Valve Ini Bikin Lebih Awet

Valve merupakan salah satu komponen pelengkap pada mesin sektor industri maupun kimia. Perawatan valve dilakukan agar sparepart makin awet dan memiliki umur lebih panjang, terutama terhindar dari kerusakan hingga menyebabkab kesalahan teknis pada mesin yang dapat menghambat kinerja produktivitas.

Meskipun komponen ini memiliki masa pemakaian yang cukup lama, namun tetap saja jika tidak dilakukan perawatan secara kontinyu tentu akan berimbas lebih cepat rusak sehingga menggangu sistem kinerja fluida pada mesin.

Fungsi Valve

Secara umum, fungsi valve tidak hanya mengatur aliran fluida tetapi juga untuk mengisolasi perpipaan untuk pemeliharaan tanpa rintangan unit yang berhubungan satu dengan yang lain. Desain valve harus dapat menjaga tekanan, temperatur dan desakan dari hubungan perpipaan dari rintangan permukaan bersegel.

Oleh sebab itu, rasanya sangat penting untuk melakukan perawatan valve secara berkala untuk mencegah kerusakan mesin lebih cepat.

4 Cara Perawatan Valve

Sebelum terjadi hal yang tak diinginkan, berikut empat cara yang dapat anda lakukan dalam perawatan valve diantaranya sebagai berikut;

1. Periksa setting tekanan valve

Ada baiknya sebelum mengoperasikan mesin, ada baiknya untuk memperiksakan setting tepat pada tekanan valve. Perlu diingat, jika terlalu rendah akan menyebabkan fluida yang berasal dari pompa melalui valve atau katup ini akan dikembalikan lagi ke tangki tanpa akan menuju ke elemen penggerak (aktuator).

2. Membersihkan valve

Agar bersih secara optimal, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan zat pembersih ketika membersihkan valve. Sebab zat pembersih diklaim lebih optimal dalam mengangkat partikel kerak kotoran membandel pada valve. Jika dibiarkan, maka berimbas gerakan valve menjadi macet karena kotoran mengganggu.

3. Memperiksa posisi valve

Setelah valve terpasang kembali, tidak ada salahnya untuk memeriksa ulang posisinya. Sebab terkadang posisi pemasangan salah sehingga dapat berakibat fatal, salah satunya posisi valve pengarah posisi tengah membuka tanpa sengaja di setel pada posisi netral.

Lalu apa imbasnya?

Oli akan mengalir kembali ke tangki tanpa ada tekanan yang cukup untuk menggerakkan elemen yang lain. Jika valve rusak, maka segera temukan service valve terdekat yang memberikan garansi resmi.

4. Berikan pelumasan yang cukup

Terakhir, perawatan pemeliharaan komponen valve dengan memberikan pelumas terutama pada bagian screw. Dalam jangka waktu yang telah ditentukan minyak pelumas ini perlu diberikan pada bagian-bagian screw.  Hal ini ditujukan untuk memperlancar proses pemutaran pada valve.

Nah demikian ulasan tips seputar perawatan valve. Nantikan tips menarik lainnya di hirolik.info

Jangan Lupa Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *