perawatan oli hidrolik
perawatan oli hidrolik

Simak 8 Cara Mudah Perawatan Oli Hidrolik Mesin Pabrik

Cara terbaik untuk menjaga tenaga hidrolik tetap performa optimal dengan melakukan serangkaian perawatan oli hidrolik. Sama seperti kendaraan lainnya, mesin hidrolik juga membutuhkan cairan fluida yang berkualitas demi menunjang kualitas life time mesin lebih tahan lama.

Berbicara tentang mesin memang tidak ada habisnya sebab semakin kompleks spare parts maka perawatan yang dibutuhkan lebih luas termasuk oli mesin. Secara fungsi, minyak atau cairan hidrolik adalah sebagai medium penerus daya, dan mudah mengalir oleh sebab itu oli mampu melumasi semua komponen yang bergerak.

2 Penyebab Kerusakan Oli Hidrolik

oli hidrolik kotor

Oli hidrolik dapat mengalami kerusakan karena disebabkan dua hal berikut ini;

  • Deteriorasi, merupakan kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh dari dalam oli
  • Kontaminasi, kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh dari luar oli

Lalu apa imbasnya?

Ketika oli mengalami masalah hingga kualitasnya sudah rusak, secara tidak langsung performa mesin dapat terganggu karena kualitasnya sudah menurun baik dari viskositas hingga kemurnian dari oli tersebut.

Panduan 11 Perawatan Oli Hidrolik

Barang semakin awet dan tahan lama jika mendapatkan perawatan yang tepat dari penggunanya. Begitu pun dengan oli hidrolik, meskipun hanya senyawa kimia cairan atau fluida mesin namun cukup fatal imbasnya terhadap mesin jika pengguna abai terhadap perawatan cairan oli hidrolik.

Berikut beberapa cara atau panduan pemeliharaan cairan hidrolik yang dapat anda lakukan secara mudah, selengkapnya berikut inil;

1. Sebaiknya simpan cairan hidrolik dalam drum pada tempat yang kering sejuk serta terlindung dari paparan hujan, panas dan angin.

2. Pastikan gunakan oli yang sudah terbukti kualitasnya, baik dari segi kebersihan hingga kemurniannya.

3. Sebelum ganti oli hidrolik, pastikan peralatan yang hendak digunakan juga sudah bersih.

4. Memompa cairan hidrolik dari drum ke tangki hidrolik melalui saringan atau pre filter.

5. Selain memantau monitor, juga kerap memeriksa secara berkala dan kesinambungan kondisi cairan hidrolik.

6. Memastikan tangki dalam kondisi rapat untuk pengisian cairan hidrolik.

7. Membuat interval penggantian cairan hidrolik sedemikian rupa sehingga oksidasi dan kerusakan cairan dapat terhindar.

8. Mencegah terjadinya kontaminasi, sebaiknya gunakan filter udara yang memiliki kualitas bagus.

9. Mencegah terjadinya suhu panas yang berlebihanĀ  pada mesin, sebaiknya gunakan pendingin (cooling).

10. Jika terjadi kebocoran oli hidrolik hingga selang hidrolik bocor, sebaiknya segera perbaiki atau panggil jasa maintenace industri yang berpengalaman.

11. Ketika hendak mengganti cairan hidrolik dengan merek berbeda, pastikan bahwa komponen dan seal-sealnya cocok dengan cairan yang baru. Demikian pula seluruh sistem harus dibilas (flushed) secara baik dan benar-benar bersih.

Selain itu juga, pemeliharaan atau monitoring secara berkala harus memperhatikan lingkungan kerja hingga lingkungan penyimpanan cairan hidrolik agar lebih safety.

Selesain sudah tips seputar perawatan oli hidrolik. Semoga dapat bermanfaat untuk anda..

Jangan Lupa Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *