Perawatan Filter Hidrolik Sistem Pada Alat Berat & Industri

Untuk mempertahankan performa nyaman pada mesin memang tidak terlepas dari berbagai perawatan filter hidrolik. Hal ini dilakukan dengan tujuan membasmi kontaminan padat yang sangat berpeluang menghambat kinerja mesin. Jika dibandingkan dengan suku cadang lainnya, filter hidrolik diklaim sebagai komponen vital yang dapat menentukan tenaga mesin.

Membahas sistem hidrolik memang tidak ada habisnya sebab beragam bagian yang cukup kompleks. Sehingga tidak jarang pengguna merasa kesulitan dalam melakukan perawatan mesin hidrolik secara berkala yang dapat anda cek disini.

Alasan Pentingnya Perawatan Filter Hidrolik

Sebab diklaim sebab komponen vital, tentunya terdapat sebuh alasan utama pentingnya perawatan filter hydraulic system pada mesin.

Ternyata ini alasannya..

Filter hidrolik berfungsi untuk menyaring kotoran-kotoran yang terdapat didalam oli. Fluida dalam hydraulic oil juga dapat dikompresikan sehingga fluida mampu untuk memindahkan tenaga dengan ke sistem hidrolik.

Tidak hanya kendaraan anda, filter pada mesin hidrolik juga dapat mengalami penebalan kerak kotor yang diakibatkan oleh kinerja mesin sebab gesekan logam terus menerus hingga menimbulkan korosi. Selain itu, kotornya sebuah filter juga bida disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan kerja yang kurang bersahabat (misalnya excavtor yang beroperasi di area gurun atau mesin pada pabrik baja besi).

Maka dari itu, perawatan filter hydraulic menjadi hal penting.

Cara Perawatan Filter Hidrolik

Perawatan pada filter hydraulic merupakan salah satu bagian dari perawatan mesin hidrolik. Namun tentu saja filter hydraulic membutuhkan beberapa penanganan khusus untuk mencegah gangguan malfungsi yang berimbas dari kesalahan pengguna.

Baca juga: Quick Coupler Adalah : Fungsi & Panduan Memasang

Berikut beberapa cara perawatan filter hydraulic yang dianjurkan, diantaranya sebagai berikut;

1. Melepas oli hidrolik sebelum dilakukan pergantian.

2. Periksa filter hidrolik untuk melihat apakah ada sisa besi, sisa tembaga atau kotoran lainnya. Dalam beberapa kasus, mungkin ada kegagalan komponen hidrolik. Setelah perbaikan dan penghapusan, bersihkan sistem.

3. Ketika mengganti oli hidrolik, sebaiknya sangat disarankan untuk mengganti seluruh elemen fitler hidrolik yang terdiri dari elemen filter oli balik, elemen filter penyerapan oli, elemen filter pilot.

4. Pastikan anda juga mengidentifikasi label pada kemasan oli hidrolik.

Perhatikan ini. Jika label dan merek oli hidrolik yang berbeda tidak dicampur, keduanya dapat memburuk untuk menghasilkan zat flokulan.

5. Gunakan minyak pelumas yang telah disarankan. Jangan sembarangan mengganti tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahlinya.

6. Khusus Untuk Alat Berat

  • Sebelum mengisi bahan bakar, setidaknya elemen filter penyerap minyak harus sudah dipasang. Nosel yang ditutupi oleh elemen filter penyerap oli langsung mengarah ke pompa utama.

 

  • Perhatikan pengukur level bahan bakar. Perhatikan mode parkir, umumnya semua silinder diambil, yaitu lengan, bucket sepenuhnya memanjang dan mendarat.

 

  • Melakukan layanan fuel flushing tools untuk membasmi partikel kontaminan kerak membandel pada tangki hidrolik

Nah selesai sudah ulasan berbagi seputar perawatan filter hidrolik yang harus diketahui khususnya bagi para pengguna mesin. Berhato-hatilah dalam membuka bagian mesin untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Ingat, jangan lakukan seorang diri jika dirasa belum memenuhi skill teknik yang memumpuni. Selamat mencoba!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *