Kerusakan Valve Hydraulic System & Cara Mengatasinya

Kerusakan valve harus ditangani dengan segera agar mesin kembali berperforma. Namun bagaimana caranya? Intip penyebab & caranya disini.

Sama seperti komponen lainnya, valve tergolong memiliki life time yang cukup lama. Namun jika tidak diimbangi dengan perawatan dan cara penggunaan yang baik, tentu saja valve dapat mengalami kerusakan lebih cepat sehingga anda perlu memperbaiki atau mengganti yang baru jika kerusakan sudah cukup fatal.

Sejatinya, valve mempunyai fungsi sebagai penahan laju cairan seperti fluida. Seiring dengan penggunaannya, ball valve sangat memungkinkan terjadi kerusakan. Baik karena faktor human error atau dari komponen tersebut. Untuk itu, kerusakan harus diteliti lebih lanjut agar performa mesin dapat kembali optimal.

Penyebab Kerusakan Valve

Nyatanya, masih banyak pemula yang kerap mengalami kebingungan dalam menyelidiki penyebab kerusakan valve. Berikut beberapa penyebab kemungkinan yang ditimbulkan dari permasalahan valve yakni sebagai berikut;

1. Kebocoran Valve

Bocor sudah pasti menjadi penyebab utama pada kerusakan valve. Biasanya kebocoran sering terjadi pada packing gland sehingga terkadang menimbulkan rembesan oli atau aroma gas, tergantu pada jenis yang digunakan. Solusinya adalah dengan mengencangkan gland nut lalu periksa handwell.

Selain itu terkadang pada sambungan body dan bonnet, daerah body dan sekitar flange juga bisa terjadi kebocoran. Jadi, jangan lupa untuk memeriksa komponen tersebut.

2. Kerusakan Fisik

Ketika valve tidak dapat bekerja dengan optimal seperti biasanya, solusinya lakukan pemeriksaan fisik sebelum dilakukan tindakan perbaikan. Jika anda kesulitan dalam mendiagnosa komponen, mintalah bantuan yang lebih senior agar tidak salah asumsi permasalahan kerusakan valve.

3. Timbul Karatan

Belum waktunya diganti namun sudah muncul karat pada valve? Jangan dibiarkan ya, karat inilah merupakan pertanda korosi pada material sehingga daya tahan valve sudah rapuh sehingga sudah seharusnya dilakukan pergantian dengan yang baru.

Cara Mengatasi Kerusakan Valve

Untuk memperbaiki valve, setidaknya lakukan beberapa tahapan dibawah ini;

1. Pemeriksaan awal berupa pengukuran
2. Penentuan indikasi awal terjadinya kerusakan dengan info dari user
3. Mempelajari manual book dari dari valve yang akan diperbaiki
4. Pembongkaran bagian dari valve
5. Pemeriksaan visual secara rinci
6. Jika ada indikasi kerusakan pada internal part valve, dilakukan pemeriksaan kembali untuk memastikan langkah yang diambil untuk perbaikan
7. Pengukuran dan pengecekan terhadap internal yang rusak sebagai data untuk proses perbaikan

Lalu dilanjutkan untuk proses perbaikan pada valve sebagai berikut;

1. Bersihkan piringan/wedge dan set ring untuk dilakukan pemeriksaan kerusakan. Biasanya muncul indikasi berupa goresan, galling atau scooring. Umumnya, kerusakan seperti itulah yang akan mempengaruhi kemampuan untuk packing dalam menyekat aliran menjadi tidak optimal.

2. Indikasi kerusakan berupa goresan dapat diperbaiki dengan cara memoleskan bahan

Kerusakan yang ringan seperti goresan dapat diperbaiki dengan pemolesan menggunakan bahan abrasive yang halus (Lapping).

3. Jika tidak dapat digunakan dengan cara diatas, maka kerusakan goresan dapat dilakukan built up atau dengan penambahan material yang sama pada piringan dan seat melalui pengelasan.

4. Gasket, packing, bushing stem pada valve yang telah rusak hanya dapat dilakukan dengan cara penggantian material yang baru.

Nah itulah beberapa penyebab serta cara dalam mengatasi kerusakan valve. Bagi anda yang membutuhkan layanan seputar servis valve, gunakan layanan Cipta Hydropower Abadi melalui whastapp 08-111-77633 atau email ke info@ciptahydropower.com

Semoga bermanfaat untuk Anda..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *