Jenis Jenis Oli Hidrolik Lengkap Untuk Mesin Alat Berat

Setiap jenis mesin tentu membutuhkan jenis jenis oli hidrolik yang berbeda. Agar tidak salah pilih, sebaiknya pastikan mengetahui ulasan selengkapnya berikut ini.

Untung menghasilkan kinerja yang optimal, mesin membutuhkan oli. Oli merupakan suatu cairan pelumas yang berfungsi untuk mengurangi korosi akibat gesekan antar permukaan mesin. Nah, mengingat mesi hidrolik merupakan jenis mesin yang cukup kompleks termasuk spare part nya, hal ini juga turut mempengaruhi jenis jenis oli hidrolik atau fluida hidrolik yang digunakan.

Jenis Oli Alat Berat

Berikut jenis jenis oli hidrolik yang biasanya digunakan oleh mesin alat berat, diantaranya sebagai berikut;

1. Oli Mesin

Memiliki kekentalan dalam spesifikasi SAE (Society of Automotive Engineering). Semakin besar angkanya berarti oli semakin kental, hal tersebut berlaku juga sebaliknya.

Selain kekentalan, oli mesin juga dapat diketahui klasifikasinya berdasarkan segi penggunaan dan mutunya dalam spesifikasi API (American Petroleum Institute). API menggunakan urutan abjad dari A sampai seterusnya. Artinya, jika semakin jauh dari A maka semakin baik.

2. Oli Hidrolik

Pada dasarnya, oli hidrolik juga memiliki kekentalan serta spesifikasi tertentu layaknya oli mesin namun tidak mengacu berdasarkan SAE maupun kode API. Beberapa sifat dari oli hidrolik seperti;

  1. Tidak dapat dimampatkan
  2. Mudah mengalir kemanapun
  3. Mencegah terjadinya karat
  4. Mempunyai senyawa kimia dan fisika yang stabil
  5. Sifatnya melumasi
  6. Menyesuaikan tempat yang dialirkan
  7. Dapat memisahkan kotoran

Jenis Jenis Oli Hidrolik

Oli hidrolik terbagi menjadi beberapa jenis jenis oli hidrolik, diantaranya;

1. Petroleum Oil

Memiliki ciri khas dari visikositasnya. Ketika suhu mesin meningkat, maka petroleum oli akan berubah menjadi encer. Sebaliknya, jika kekentalan terlalu rendah, kebocoran yang besar dapat terjadi pada seal dan sambungan.

Namun jika anda menggunakan visikosita yang terlalu tinggi, maka hal ini dapat mempengaruhi pengoeprasian mesin yang semakin terasa berat sehingga dibutuhkan tenaga tambahan untuk mendorong oli menuju sistem.

Visikositas adalah suatu standar ukuran yang digunakan untuk menyatakan kekentalan suatu fluida yang menyatakan besar kecilnya gesekan dalam fluida.

2. Oli Sintetis

Mungkin jenis oli ini lebih cocok digunakan pada jenis mesin yang memiliki temperatur dingin dan panas yang ekstrim. Pasalnya, senyawa sintetis oli terbuat dari bahan kimia yang tercampur dengan komposisi tertentu untuk menghasilkan campuran yang direncanakan dan bahan dasar yang dapat diprediksi.

Dengan demikian, sintetis oli secara spesifik dicampur untuk kondisi operasi yang pada temperatur dingin dan panas yang ekstrim.

3. Fluida Tahan Api

Jenis oli fluida yang tahan terhadap api diformulasikan khusus dari bahan water-g;ycol, water oli emulsion dan sintetis.

Sehingga jenis fluida ini cocok digunakan pada kondisi lingkungan yang memiliki tingkat resiko kebakaran tinggi, seperti pada underground mining, pengolahan baja dan sumur minyak.

4. Water-Glycol

Untuk jenis oli ini dapat digunakan dengan berbagai logam namun tidak dapat digunakan bersama-sama dengan beberapa tipe cat. Senyawa fluida water gylcol memiliki kandungan yang lebih berat daripada oli sehingga menyebabkan kavitasi pompa (pembentukan dan pecahnya gelembung uap pada oli hidrolik).

Fluida jenis ini mengandung 35% hingga 50% air, glycol (bahan kimia sintetis mirip dengan anti-freeze) dan water thickener. Additive ditambahkan untuk meningkatkan pelumasan, pencegah karat, korosi dan buih (foam).

5. Water Oil Emulsion

Butuh oli terjangkau namun dapat tahan api? Mungkin jenis oli ini cocok untuk mesin anda. Mengandung senyawa sekitar 40% air yang diproteksi untuk mencegah kebakaran.

Hampir sejenis dengan water-glycol, water-oli dapat digunakan pada oli sistem yang umum. Zat additive dapat ditambahkan untuk mencegah karat dan terbentuknya buih pada fluida

Tips Ganti Oli Hidrolik

Sebelum mengganrti oli hidrolik, pastikan anda mengetahui beberapa tips mudah berikut ini;

1. Menguras seluruh oli lama

2. Membersihkan kerak kotoran pada tangki hidrolik

3. Menggunakan layanan fuel flushing tools dari Cipta Hydropower Abadi untuk menguras kotoran membandel pada sisa oli hidrolik lama

Untuk informasi lengkap hubungi layanan Hydropower melalui whatsapp di 08111-77633 atau email ke info@ciptahydropower.com

Semoga ulasan tentang jenis jenis oli hidrolik diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *