ganti oli hidrolik
ganti oli hidrolik

Sebelum Ganti Oli Hidrolik Wajib Perhatikan 5 Hal Ini

Hendak melakukan ganti oli? Jangan buru-buru, pastikan anda mengetahui beberapa hal berikut ini sebelum ganti oli hidrolik guna menunjang lifetime mesin Anda.

Salah satu perawatan penting secara berkala pada mesin yaitu penggantian oli sesuai dengan jadwal rutin. Baik pada kendaraan maupun mesin pabrik atau alat berat, memang sudah menjadi rahasia umum bahwa oli menjadi peranan penting agar lubrikasi menjadi lebih sempurna namun tentu saja dengan dukungan kualitas oli yang tepat.

Namun seiring dengan penggunaan secara terus-menerus,  kadar kualitas pada oli semakin menurun. Meskipun imbasnya belum bisa dirasakan secara signifikan, namun perlahan biasanya mesin akan mulai menunjukkan gejala menggangu salah satunya gejala Low Power.

Syarat Ganti Oli Hidrolik

Banyak beberapa pertimbangan yang harus diteliti oleh pengguna sebelum memutuskan untuk mengganti oli hidrolik. Kira-kira apa sajakah itu?

1. Perhatikan viskositas oli

Umumnya, oli hidrolik terdiri dari berbagai jenis yang mempengaruhi kandungan viskositas oli. Oleh sebab itu sebaiknya pastikan viskositas oli sesuai dengan kebutuhan mesin agar proses lubrikasi tidak mempengaruhi kinerja mesin.

Contohnya oli Excavator dengan masa kerjanya 1000 jam harus menggunakan N46HL + N68HL oli hidrolik antiwear (masing-masing 50%). Oli hidrolik anti aus N68HL diaplikasikan ke excavator selama lebih dari 15000 jam.

2. Perhatikan masa pakai hidrolik

Meskipun sama-sama pengguna hidrolik, namun masa pakai mesin alat berat dengan mesin industri sudah pasti berbeda. Khususnya alat berat memiliki masa pakai yang lebih lama dan membutuhkan perawatan esktra karena bekerja di area outdoor.

Lain hal nya dengan mesin pabrik baja, biasanya pergantian oli lebih sering dilakukan karena mengingat area lingkungan yang kotor dan rawan berdebu. Sehingga filter bekerja ekstra dan jika tidak dilakukan pergantian segera maka kualitas oli lebih cepat menurun.

3. Perhatikan tangki oli hidrolik

Biasanya masih banyak pengguna yang malas melakukan kuras tangki. Meskipun terlihat spele, namun imbasnya cukup fatal jika oli lama bercampur dengan oli baru, terlebih lagi jika banyak partikel kerak kotoran oli berbaur dengan oli baru. Memang imbasnya tidak signifikan namun lama-kelamaan mesin akan mengalami low power sehingga tidak nyaman digunakan.

Agar kotoran pada oli hilang seluruhnya, sebaiknya gunakan layanan flushing tools.

4. Perhatikan filter hidrolik

Tidak ada salah untuk melihat kondisi filter hirolik dan membersihkan filter hidrolik. Jangka waktu penggantian filter balik hidraulik adalah 250 jam untuk pertama kalinya, dan kemudian diganti setiap 500 jam. Bagi pengguna mesin hidrolik manufaktur baja, jangan ganti filter hidrolik sesering mungkin sebab dapat mempengaruhi kinerja produksi.

Selain untuk memastikan filter masih dapat bekerja optimal, penggantian filter hidrolik secara berkala juga dapat menunjang lifetime mesin.

Nah itulah ulasan seputar syarat sebelum melakukan ganti oli hidrolik. Untuk melihat panduan lebih lengkap, silahkan klik disini. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Jangan Lupa Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *