cooler hidrolik rusak
cooler hidrolik rusak

Cooler Hidrolik Rusak Cukup 6 Cara Atasi Dengan Mudah

Bagaimana cara mengatasi cooler hidrolik rusak? Jika dibiarkan begitu saja maka dapat menyebabkan kerusakan yang merembet ke komponen lainnya. Baik pada kendaraan maupun mesin, cooler memang mempunyai peranan penting sebagai pendingin agar indikasi overheat hingga kebakaran dapat dicegah dengan sebaik mungkin.

Secara umum, cooler berbentuk kipas yang memutar dengan cepat untuk mendinginkan mesin ketika sedang beroperasi. Pendingin oli hidrolik adalah perangkat untuk membuang panas dari oli hidrolik yang menghasilkan panas selama operasi. Radiator oli hidrolik digunakan secara luas dalam mesin konstruksi umum seperti excavator dan pile driver.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahawa cooler merupakan komponen penting pendukung mesin agar terhindar dari kerusakan fatal seperti overheating. Oleh sebab itu jika cooler rusak, rasanya sudah menjadi sebuah keharusan untuk segera menangani atau memperbaiki dengan penanagan tepat.

Penyebab Cooler Hidrolik Rusak

Biasanya, cooler yang rusak disebabkan oleh beragam faktor, seperti;

  1. Oli bocor pada sambungan radiator maupun pipa
  2. Pompa yang bermasalah
  3. Kipas atau fan yang terhambat
  4. Fluida yang sudah tidak lama diganti
  5. Radiator yang sudah kotor jarang dibersihkan

Memang terdapat penyebab lainnya namun sebagai besar permasalahan paling banyak dialami lima poin diatas. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penyebab terbesar permasalahan diatas karena minimnya perawatan dari si pengguna.

Maka dari itu sangat penting untuk memahami cara perawatan mesin hidrolik dengan mudah dan tepat.

Cara Mengatasi Cooler Hidrolik Rusak

Berikut Mekanik Hydro paparkan cara mengatasi cooler hidrolik yang rusak dengan mudah, diantaranya;

1. Melakukan pemeriksaan kebocoran oli di sambungan radiator oli hidrolik dan pipa oli. Jika terdapat indikasi kebocoran oli, maka ganti cincin-O pada sambungan.

2. Memeriksa radiator atau tabung oli hidrolik. Jika radiator atau tabung oli hidrolik rusak, segera  ganti atau dilepas setelah pengelasan.

3. Bersihkan bagian dalam radiator oli hidrolik dengan peralatan pembersih khusus, atau tiupkan udara tekan dari radiator ke dalam dan keluar dari pipa oli, lepaskan oli hidrolik lama yang tersisa di radiator dan pipa oli, dan kemudian tambahkan tertentu jumlah ke pipa oli (0,5-1L) oli hidrolik, ditiup ke udara terkompresi untuk dibersihkan.

4. Jika fan atau kipas tidak dapat bergerak dengan baik, segera atasi

5. Memeriksa kondisi pompa hidrolik apakah terdapat gejala kerusakan

6. Mengganti fluida dengan yang baru jika dirasa oli sudah lama tidak dilakukan pergantian atau kualitasnya buruk

Itulah tips singkat sederhana seputar cara mengatasi cooler hidrolik rusak dengan mudah. Semoga dapat membantu.

Jangan Lupa Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *