clamp pipa stauff
cara mematikan excavator

Tips 5 Cara Mematikan Excavator Dengan Mudah

Bagaimana cara mematikan excavator dengan mudah dan tepat? Biasanya kendala ini sering dihadapi khususnya pada operator excavator pemula. Pasalnya, mematikan engine atau mesin unit alat berat memang memiliki prosedur tersendiri sesuai dengan jenis dari alat berat itu sendiri. Terlebih lagi, apapun yang dilakukan setidaknya mengacu pada SOP yang berlaku.

Dengan mengikuti prosedur yang ada tidak lain untuk menjaga keawetan atau masa pakai engine sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lebih lama dengan kualitas kerja yang efektif. Oleh sebab itu, pengguna harus betul-betul memahami SOP serta teknis prosedur cara menggunakan excavator.

Bahaya Cara Mematikan Excavator Sembarangan

Lalu, adakah bahaya yang terjadi jika operator asal-asalan dalam mematikan mesin unit excavator? Jawabannya tentu ada.

Unit alat berat dirancang sedemikian rupa agar dapat melakukan aktivitas pekerjaan berat yang dikehendaki. Itu sebabnya alat berat tidaklah sama dengan kendaraan pribadi yang dapat dimatikan sesuka hati. Jika terjadi kerusakan, mau tidak mau Anda harus mengetahui rincian biaya service excavator.

Ini bahayanya !

Jika mematikan engine secara tiba-tiba sebelum engine dingin, umur mesin tidak awet karena pada saat mesin dimatikan secara tiba-tiba maka panas yang dihasilkan tidak dapat dibuang keluar. Sedangkan ketika mesin mati, system pendingin akan berhenti bekerja, sehingga dibutuhkan tenggang waktu antara penghentian pemakaian dengan mematikan mesin.

Hal ini bertujuan agar panas yang dihasilkan oleh mesin dapat diturunkan sebelum engine dimatikan.

Cara Mematikan Excavator Dengan Benar

Umumnya dalam mematikan excavator cukup mudah, namun perlu diperhatikan dengan benar agar tidak terjadi kesalahan yang dapat membahayakan mesin, salah satunya gejala excavator berisik.

Berikut cara mudahnya :

1. Letakkan lever control fuel pada posisi idling rendah selama kurang lebih 5 menit. Hal ini bertujuan agar engine menjadi dingin secara perlahan-lahan

2. Kemudian putar kunci kontak pada starting switch ke posisi off

3. Terakhir cabut kunci dari starting switch

4. Setelah mematikan engine, lakukan pemeriksaan dan perawatan pada unit. Perawatan ini bertujuan untuk mengetahui keadaan engine sehingga dapat diparkir dengan aman serta dapat meningkatkan keselamatan kerja yang lebih terjamin

5. Pemeriksaan mesin keliling meliputi  engine, system hidrolik, under carriage, level oli, level air pendingin dan sistem lainnya. Jika menemukan kelainan atau ketidaknormalan pada engine dan komponen lainnya, sebaiknya segera lakukan perbaikan agar pada penggunaan selanjutnya alat berat tersebut siap digunakan tanpa timbul hambatan

Nah bagaimana? Cukup mudah bukan?

Meskipun prosedur mematikan engine excavator hanya sebatas memutar dan mencabut kunci saja, namun dengan melakukan perawatan sesudah mesin digunakan dapat meningkatkan persentase kesehatan mesin sehingga masa pakai lebih lama tanpa timbul kerusakan yang menganggu.

Demikian prosedur mematikan engine alat berat pada excavator, semoga bermanfaat untuk Anda..

Jangan Lupa Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *